Minggu, 26 November 2017

game theori

Teori game adalah suatu model matematika yang diterapkan untuk menganalisa situasi persaingan dan konflik antara berbagai kepentingan sehingga dapat mengambil suatu keputusan. Teori permainan ini awalnya dikembangkan oleh seorang ahli matematika perancis yang bernama Emile Borel pada tahun 1921. Yang selanjutnya dikembangkan lebih lanjut oleh John Van Neemann dan Oskar Morgenstern sebagai alat untuk merumuskan perilaku ekonomi yang bersaing. John Van Neemann dan Oskar Morgenstern mengungkapkan bahwa, “Permainan terdiri atas sekumpulan peraturan yang membangun situasi bersaing dari dua sampai beberapa orang atau kelompok dengan memilih strategi yang dibangun untuk memaksimalkan kemenangan sendiri atau pun untuk meminimalkan kemenangan lawan. Peraturan-peraturan menentukan kemungkinan tindakan untuk setiap pemain, sejumlah keterangan diterima setiap pemain sebagai kemajuan bermain, dan sejumlah kemenangan atau kekalahan dalam berbagai situasi.”


Dari pengertian diatas dapat disimpulkan bahwa, teori bermain adalah merupakan suatu teori yang mengedepankan konsep konsep dalam suatu permainan sebagai landasan. Dimana didalam permainan terdapat peraturan, yang secara langsung mampu menciptakan situasi bersaing dan digunakan untuk mencari strategi terbaik dalam suatu aktivitas, dimana setiap pemain didalamnya sama-sama mencapai utilitas tertinggi.



Contoh game:

  • pes 2016
  • Attack on Titan
  • Far Cry
  • Dota



Asumsi-asumsi Teori game:

Agar game dapat dimodelkan secara matematis, diperlukan 4 elemen dasar dari sebuah game:

  1. Pemain
  2. Tindakan
  3. Payoff
  4. Informasi

Keempat elemen itu disebut juga Rules of The Game. Para pemain berusaha memaksimalkan payoff mereka, dengan cara memilih strategi yang tepat berdasarkan informasi yang mereka miliki. Keadaan di mana setiap pemain telah menentukan strategi yang optimal disebut kesetimbangan (equilibrium). Dengan mengetahui kesetimbangan dari suatu game, pemodel dapat mengetahui tindakan/strategi apa yang dipilih oleh para pemain yang terlibat, dan juga outcome dari game tersebut.



Asumsi-asumsi dasar:

  1. Setiap pemain memiliki strategi yang berhingga banyaknya (finite), dan mungkin berbeda dengan pemain lainnya.
  2. Setiap pemain bersikap rasional yaitu berusaha memilih strategi yang memberikan hasil paling optimal bagi dirinya, berdasarkan payoff dan jenis game yang dimainkan.



Model Game:


Klasifikasi berdasarkan jumlah pemain:
  •  Game dua-pemain (2-person)
  • Game N-pemain (N ≥ 3) 



- Klasifikasi berdasarkan jumlah keuntungan dan kerugian:

  • Game jumlah-nol (zero-sum game)

Jumlah payoff dari setiap pemain sama dengan nol. Untuk game dengan 2 pemain, besar keuntungan di satu pihak sama dengan besar kerugian di pihak lain.



  • Game bukan jumlah-nol (non zero-sum game)



Jumlah payoff dari setiap pemain tidak sama dengan nol. Untuk game dengan 2 pemain, besar keuntungan di satu pihak tidak sama dengan besar kerugian di pihak lain.





- Klasifikasi berdasarkan jumlah strategi:

  • Game strategi-murni (pure-strategy game)
  • Game strategi-campuran (mixed-strategy game)







·-Klasifikasi berdasarkan urutan (giliran) bermain:


  • Game sekuensial



Pemain melakukan tindakan secara bergantian. Pemain berikutnya mengetahui tindakan yang diambil oleh pemain sebelumnya (mungkin secara tidak utuh).



  • Game simultan 



Pemain melakukan tindakan secara bersamaan. Pada saat mengambil tindakan, pemain yang terlibat tidak mengetahui tindakan yang dipilih oleh pemain lainnya. Dalam hal ini jeda waktu pengambilan tindakan antara sesaa pemain tidak berpengaruh terhadap pilihan yang diambil oleh pemain ybs.





- Klasifikasi berdasarkan kesempurnaan informasi:

  • Game dengan informasi sempurna



Pemain mengetahui dengan pasti tindakan yang diambil oleh lawannya, sebelum ia memilih tindakan → asumsi ini hanya dapat dipenuhi oelh game sekuensial.



  • Game dengan informasi tidak sempurna



Pemain tidak mengetahui tindakan yang dipilih lawannya sebelum permainan berakhir.





· Klasifikasi berdasarkan kelengkapan informasi:

  • Game dengan informasi lengkap



Pemain mengetahui payoff lawannya.



  • Game dengan informasi tidak lengkap



Pemain tidak memiliki informasi lengkap tentang payoff lawannya.





· Klasifikasi berdasarkan adanya kesepakan (komitmen):

  • Game kooperatif



Para pemain membuat komitmen yang mengikat (binding commitment) untuk meningkatkan outcome mereka.



  • Game nonkooperatif



Para pemain tidak membuat komitmen yang mengikat.




Payoff


Payoff adalah angka yang menunjukkan hasil dari strategi permainan yang diinginkan oleh ybs. Hasil ini dinyatakan dalam bentuk ukuran efektivitas, seperti uang, persentase market share, atau kegunaan. Dalam suatu permainan, payoff dapat dipresentasikan dalam bentuk matriks payoff. Untuk permainan dua-pemain bukan-jumlah-nol (2-person non-zero-sum game), payoff direpresentasikan dalam bentuk bimatriks. Untuk permainan dua-pemain jumlah-nol (2-person zero-sum game), payoff direpresentasikan dalam bentuk matriks dan atau bimatriks.
Strategi 
Strategi permainan adalah rangkaian rencana kegiatan yang menyeluruh dari pemain ybs, sebagai respon atas aksi yang mungkin dilakukan oleh pemain lain (pesaingnya). Suatu strategi dikatakan dominan bila setiap payoff dalam strategi adalah superior terhadap setiap payoff yang berhubungan dalam suatu strategi alternative. Aturan dominan ini dapat digunakan untuk mengurangi ukuran matriks payoff dan upaya perhitungan.
Strategi Terdominasi dan Strategi Dominan
· Strategi terdominasi adalah strategi yang strictly inferior terhadap sejumlah strategi lain, apapun strategi yang dipilih lawan.
· Strategi dominan adalah strategi yang memiliki payoff tertinggi dibandingkan dengan strategi lainnya. Misalkan strategi “X” adalah strategi dominan bagi pemain A, maka apapun strategi yang dipilih pemain B, pemain A tetap akan memilih strategi “X”.
· Kesetimbangan strategi dominan adalah suatu outcome yang dibentuk oleh strategi dominan setiap pemain.
Contoh Pemecahan Game dengan Pohon
Pada sub bab ini akan dibahahas sepenggal contoh pemecahan game dengan bantuan pohon. Sebagai contoh akan digunakan permainan dengan kompleksitas terendah yaitu permainan Tic Tac Toe.
Aplikasi Lainnya dari Teori Game dalam berbagai bidang
Seperti kita ketahui bahwa penggunaan graf dan pohon sangat banyak aplikasinya dalam kehidupan. Game-theory juga merupakan salah satu konsep yang dapat diimplementasikan dalam bidang lainnya. Dengan menggunakan konsep pohon, kombinatorial matriks, dan dilengkapi dengan algoritma minimum.
Politik dan Ekonomi (Konsep Pohon)
Beberapa pemakaian yang paling mencolok adalah pada pengambilan keputusan yang berhubungan dengan sistem pemerintahan. Pada penerapan politik ini, untuk satu masalah yang sangat membutuhkan keputusan terbaik karena menyangkut masalah suatu negara. Dengan menggambarkannya secara ekstensif berupa pohon dengan informasi lengkap, dapat dimisalkan semua elemen yang mempengaruhi dan kemungkinan keputusan sebagai suatu node. Dengan menerapkan minimum tree dapat terlihat keputusan dengan resiko terkecil, dengan algoritma minimax (algoritma untuk mempertimbangkan keputusan terbaik) akan didapat solusi terbaik sebagai pemecahan masalah.

Biologi (Konsep Matriks Kombinatorial)
Konsep matriks kombinatorial dari game-theory banyak digunakan dalam bidang biologi khususnya yang menyangkut evolusi dan habitat hewan. Untuk masalah habitat hewan misalnya, sangat mirip dengan matriks kombinatorial pada Zero-Sum Game. Sebagai contoh permisalan adalah masalah piramida makanan yang berlaku pada hewan. Misalkan terdapat suatu populasi sebanyak n ayam dan n elang dengan asumsi bahwa ayam adalah makanan dari elang. Sehingga untuk bertahan hidup dan memperbanyak jenisnya, elang harus memakan ayam. Untuk satu kali memangsa maka di sini kemungkinan elang akan menjadi (n + 1) dan ayam akan (n - 1). Hal yang sama juga berlaku untuk teori territorial pada hewan. Selain dari dua contoh bidang di atas, masih banyak bidang lainnya yang memakai konsep hampir sama dengan game-theory.

cara mengkonversi decimal ke heksadecimal, oktal, biner



1.      0105(10) = 1101001(2) = 151(8) = 69(16)

Biner : 1101001
105 : 2 = 52 sisa 1
52 : 2 = 26 sisa 0
26 : 2 = 13 sisa 0
13 : 2 = 6 sisa 1
6 : 2 = 3 sisa 0
3 : 2 = 1 sisa 1
1 : 2 = 0 sisa 1

Oktal : 151
105 : 8 = 13 sisa 1
13 : 8 = 1 sisa 5
1 : 8 = 0 sisa 1

Hexadesimal : 69
105 : 16 = 6 sisa 9
6 : 16 = 0 sisa 6

2.      252(10) = 11111100(2) = 374(8) = FC(16)

Biner : 11111100
252 : 2 = 126 sisa 0
126 : 2 = 63 sisa 0
63 : 2 = 31 sisa 1
31 : 2 = 15 sisa 1
15 : 2 = 7 sisa 1
7 : 2 = 3 sisa 1
3 : 2 = 1 sisa 1
1 : 2 = 0 sisa 1

Oktal : 374
252 : 8 = 31 sisa 4
31 : 8 = 3 sisa 7
3 : 8 = 0 sisa 3

Hexadesimal : FC
252 : 16 = 15 sisa 12 (12 = C)
15 : 16 = 0 sisa 15 (15 = F)


3.      2998(10) = 101110110110(2) = 5666(8) = BB6(16)

Biner : 101110110110
2998 : 2 = 1499 sisa 0
1499 : 2 = 749 sisa 1
749 : 2 = 374 sisa 1
374 : 2 = 187 sisa 0
187 : 2 = 93 sisa 1
93 : 2 = 46 sisa 1
46 : 2 = 23 sisa 0
23 : 2 = 11 sisa 1
11 : 2 = 5 sisa 1
5 : 2 = 2 sisa 1
2 : 2 = 1 sisa 0
1 : 2 = 0 sisa 1

Oktal : 5666
2998 : 8 = 374 sisa 6
374 : 8 = 46 sisa 6
46 : 8 = 5 sisa 6
5 : 8 = 0 sisa 5

Hexadesimal : BB6
2998 : 16 = 187 sisa 6
187 : 16 = 11 sisa 11 (11 = B)
11 : 16 = 0 sisa 11 (11 = B)


Untuk mengkonversi dari decimal ke bilangan lainya hanya perlu di bagi terhadap basis datanya saja, jika biner 2, jika oktal 8, jika heksadecimal 16. sisa bagi dari hasil pembagian merupakan hasil konversi dengan ketentuan diambil dari hasil pembagian yg paling kecil

Minggu, 05 November 2017

Contoh penulisan makalah

Contoh Penulisan Essai

Bagan Tanggung jawab

Bagan manusia dan pandangan hidup

Bagan Keadilan

Bagan manusia dan cinta kasih

Bagan konsepsi ilmu budaya dasar dalam kesusteraaan

Kelebihan dan kekurangan adobe premiere pro


Adobe adalah satu perusahaan besar yang telah membuat berbagai macam aplikasi untuk keperluan multimedia. Jajaran aplikasi yang telah ia buat meliputi aplikasi desain grafis, aplikasi edit video, aplikasi edit majalah, sampai pada aplikasi yang digunakan untuk pengembangan website. Sejak beberapa tahun yang lalu Adobe sudah memperkenalkan produk-produk unggulannya ke pasar software komputer. Salah satu software yang paling terkenal, misalnya adalah Photoshop yang saat ini sudah memiliki berbagai versi dan senantiasa terus dikembangkan untuk menjadi lebih baik lagi.

Selain Photoshop, Adobe juga membuat aplikasi yang digunakan untuk melakukan editing video. Aplikasi yang dibuat oleh Adobe untuk kepentingan editing video tersebut bernama Adobe Premiere. Ada banyak versi Adobe Premiere, dari Adobe Premier Pro, Adobe Premier CC, dan lain sebagainya. Semua versi tersebut tentunya memiliki fitur yang berbeda-beda. Walaupun demikian, secara umum, Adobe Premiere menjadi salah satu software yang menjadi pilihan tersendiri bagi para editor video baik yang bekerja secara profesional ataupun masih dalam tahap pemula.
Agar kamu dapat mempergunakan software Adobe Premier dengan lebih maksimal, tentunya kamu harus mengenali setiap aspek dari software yang kamu gunakan. Tanpa mengetahui bagaimana suatu aplikasi bekerja, tentunya kita tidak akan dapat memanfaatkan aplikasi itu dengan maksimal. Ibaratnya kita bermain bola, tanpa tahu kondisi bola yang kita pakai dan tekstur lapangan tempat kita

Salah satu aspek dari sebuah software yang perlu kita ketahui adalah pada segi kekuatan dan kelemahannya, alias kelebihan serta kekurangan yang dimiliki oleh suatu aplikasi tersebut. Berikut ini akan kita bahas kelebihan dan kekurangan Adobe Premiere, sehingga kamu memahami aspek-aspek lebih detail dari software pengolah video dari Adobe ini. Apa saja kelebihan dan kekurangan Adobe Premiere yang perlu kamu ketahui? Berikut beberapa di antaranya:

Kelebihan

  1. Dapat mengcapture video dari camcorder yang terhubung ke komputer atau laptop dan dapat disimpan ke dalam berbagai format file.
  2. Mudah dalam membuat judul video karena memiliki 3 title.
  3. Memiliki timeline yang dapat diisi dengan banyak sekali video serta audio untuk memperkaya efek atau memperbagus video yang kamu buat. Batasannya pada beberapa versi ada yang sampai 99 kolom video dan 99 kolom audio, yang berarti kamu dapat membuat kombinasi sangat banyak sekali.
  4. Memudahkanmu dalam mengelola file-file yang dibutuhkan untuk melakukan editing karena tersedia fitur explorer built-in yang dapat digunakan untuk browsing
  5. Memiliki antarmuka yang memanjakan mata, serta memudahkan untuk mengoperasionalkan proses editing video karena memiliki tampilan serta preview yang membuat editing video menjadi lebih mudah
  6. Memiliki ketelitian waktu edit sampai sekitar 0.01 detik. Dengan demikian kamu dapat membuat frame yang lebih halus sehingga filmmu juga akan lebih bagus
  7. Ada banyak sekali dukungan file video yang dapat diedit oleh Adobe Premiere. Dengan demikian kamu tidak perlu direpotkan karena harus mengubah format video dari satu file ke file yang lain terlebih dahulu sebelum pada akhirnya dibuka pada Adobe Premiere.
  8. M
    emiliki kemampuan untuk membuat efek-efek yang menarik dan dapat kita edit sesuai dengan keinginan kita seperti efek zooming, efek overlight atau overdick, dan lain sebagainya. Salah satunya dapat membuat kata-kata yang bergerak sesuai dengan direksi yang kita berikan pada aplikasi tersebut. Kamu juga bisa mengkopi efek pada proyek satu ke proyek lainnya
  9. Memiliki dukungan media encoder yang juga berasal dari aplikasi encoder yang tangguh yaitu Adobe Media Encoder.
  10. Tidak mudah crash alias stabil, dengan demikian pengalaman editing juga akan sangat baik.
  11. Mendukung sistem 64 bit, dengan demikian kamu dapat memanfaatkan jumlah ram yang lebih banyak untuk memaksimalkan proses editing pada komputermu
  12. Dapat melakukan time reverse atau membalik jalannya video dengan mudah dan cepat
  13. Mendukung format output berupa video HD
  14. Memiliki fitur auto save project yang dapat membantu mengantisipasi listrik mati atau crash di tengah jalan yang dapat menyebabkan proyek editing yang sedang dilakukan lupa belum ke save
  15. Memiliki fitur rendering atau penggabungan video tanpa memasukkan suara yang rata-rata tidak tersedia di aplikasi lain
  16. Dapat memilih output video edit yang beragam seperti MPEG-2 atau Avi

Kekurangan

  1. Salah satu kekurangan dari Adobe Premiere tentu masalah pembelajaran yang tidak mudah. Untuk dapat menjadi Adobe Premiere, kamu butuh mempelajarinya secara serius terlebih dahulu.
  2. Memiliki ukuran instalasi yang besar sehingga bakal memakai banyak ruang di hardiskmu.
  3. Oleh karena aplikasi ini memiliki lisensi, maka untuk memakainya kamu butuh membeli lisensinya tersebut. Sayangnya, untuk ukuran kantong mahasiswa, harga lisensi yang diberikan cukup mahal. Itu pun harus diperbarui setiap bulan.
  4. Membutuhkan spesifikasi komputer yang berada pada rentang medium sampai high-end. Cukup wajar mengingat kemampuan yang dimilikinya dalam editing video.
  5. Tidak terdapat full screen preview.
  6. Tidak dapat menyimpan file video secara langsung melainkan harus melalui proses rendering dan selainnya.
  7. Beberapa teknik untuk melakukan editing video memerlukan aplikasi lain untuk menjalankannya. Misalnya kamu membutuhkan Adobe After Effects untuk memoles videomu, atau membutuhkan SpeedGrade untuk mempercantik video yang sedang kamu edit. Tentunya hal ini agak menyebalkan apabila aplikasi tambahan itu pun juga harus dibeli dengan uang sebelum kita dapat menggunakannya secara legal. 
  8. Tidak ada fitur keyword tagging untuk media library yang kamu miliki. Artinya, untuk dapat memilih sound efek tertentu misalnya, kamu harus mencari dengan keyword tertentu dan bisa saja hal itu membuatmu tidak ingat bagaimana suara atau bentuk media yang akan kamu sisipkan pada videomu. Apabila terdapat fitur keyword tagging, maka kamu tinggal menambahkan tag-tag tertentu pada semua media yang kamu miliki, sehingga apabila kamu ingin mencari musik yang terdengar serius misalnya, kamu cukup melakukan klik pada tag serius dan semua media yang memiliki rasa serius akan muncul tanpa memedulikan apa nama file tersebut. Hal ini pasti akan sangat memudahkan terutama bila kamu membutuhkan waktu yang cepat untuk melakukan proses editing video.
Itulah beberapa kelebihan dan kekurangan yang dimiliki oleh aplikasi editing video Adobe Premiere. Semoga dengan mengetahui kelebihan dan kekurangan Adobe Premiere ini dapat membantumu memakai aplikasi tersebut dengan lebih efektif. Selamat mengedit video!

Rating Film




Pasti pernah ketika menonton suatu film terlintas di benak kita apa maksud dari G, PG, PG-13, R dan NC-17. meraka merupakan rating sistem untuk pengkategorian jenis film. Rating film biasanya tertera pada bungkus dvd film, atau biasanya juga tayang pada trailer film. Tentunya dengan adanya rating film ini para orang tua lebih teliti memilih tontonan yang pas dan berkualitas.

inilah jenis rating film standart hollywood :

  1. G adalah "General Auddience", film yang memiliki rating "G" tidak ada unsur "Pornography", "Porno aksi", "Adegan Telanjang", "Penggunaan Bahasa yang kasar", "Pneggunaan obat-obatan". Film ini sesuai untuk semua kalangan pemirsa. 
  2. PG adalah "Parental Guidance", Jika anda melihat film dengan rating ini sebaiknya orang tua mendampingi anak-anak karena dalam film ini mungkin berisi materi yang tidak cocok untuk anak-anak, termasuk adegan-adegan yang "tidak senonoh", penggunaan kata kata kasar atau kotor, dan kekerasan. 
  3. PG-13 adalah "Parents Strongly Cautioned", Film dengan rating ini orang tua sangat diperingatkan untuk mengawasi tontonan anak-anak anda dan film ini tidak cocok untuk anak yang berada di bawah 13 tahun. film dengan rating PG-13 mengandung unsur adegan "telanjang", "bernuansa seks", penggunaan "bahasa yang kasar", dan penggunaan "obat-obatan terlarang" 
  4. R adalah "Restricted" atau dibatasi!. film dengan rating "R" tidak diijinkan untuk anak yang berumur dibawah 17 tahun tanpa pengawasan orang tua, karena dalam film dalam kategori ini berisikan materi-materi adegan "orang dewasa" dan adegan "kekerasan" 
  5. NC-17 merupakan film ini merupakan asli untuk orang desawa!, dan tidak di perkenankan untuk orang yang berumur kurang dari 17 tahun!. Rating ini mengandung unsur adegan "seksual" dan adegan kekerasan yang berlebihan. 
Sebelum anda menonton suatu film ada baiknya anda memperhatikan rating yang tertera. tontonlah film sesuai dengan rating yang tertera Jangan sampai salah pilih film!

Mengenal lebih jauh tentang blender

 
 
         Blender adalah salah satu software open source yang digunakan untuk membuat konten multimedia khusunya 3Dimensi, ada beberapa kelebihan yang dimiliki Blender dibandingkan software sejenis.
Kelebihan Blender
Blender merupakan salah satu program “Modeling 3D dan Animation”, tapi Blender mempunyai.kelebihan sendiri dibandingkan program modeling 3D lainnya.

Kelebihan yang dimiliki Blender adalah dapat membuat game tanpa menggunakan program tambahan lainnya, Karena Blender sudah memiliki “Engine Game” sendiri dan menggunakan “Python” sebagai bahasa pemograman yang lebih mudah ketimbang menggunakan C++,C, dl.
Blender menggunakan “OpenGL” sebagai render grafiknya yang dapat digunakan pada,berbagai macam “OS” seperti Windows, Linux dan Mac OS X. Saat ini ini Blender sudah mengeluarkan versi yang terbarunya, yaitu Versi 2.49 yang lebih ditujukan untuk pembuat game. Karena Versi ini memiliki fitur-fitur baru yang dirancang untuk membuat tampilan game yang lebih realistis dari pada versi sebelumnya.
 
Blender 2.49 memiliki fitur baru seperti :
* Video Texture
* Real-time GLSL Material
* Game Logic
* Bullet SoftBody
* Python Editor
* Multilayer Textures
* Physics
* Render Baking dan Normal Mapping dan masih banyak yang lainnya.
* Composite Adalah tempat menambahkan efek visual seperti pada gamabar.
Untuk membuat game di Blender anda tidak perlu mengusai secara detail tentang pemograman, jika anda hanya ingin membuat game sederhana anda cukup mempelajari tool-tool yang  disediakan oleh blender tanpa harus menggunakan “script” sedikitpun.
Kerugian  memakai Blender:
Adapun kekurangan pada Blender, untuk penguasaannya sangat membuntuhkan waktu lama karena memang agak sulit dipahami terutama pada GUI nya.